Lumajang, 15 Oktober 2025 — Civitas akademika STIT Miftahul Midad Lumajang menghadiri undangan resmi dari Kopertais Wilayah IV Surabaya dalam kegiatan Pengarahan dan Muktamar Keilmuan Islam Langka, yang diselenggarakan di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya. Acara bergengsi ini dihadiri langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Muktamar Keilmuan Islam Langka”, dengan fokus pembahasan pada empat disiplin ilmu penting dalam khazanah keilmuan Islam klasik, yaitu Ilmu ‘Arudhl (Ilmu Puisi Arab), Ilmu Falak, Ilmu Hadis, dan Ilmu Waris (Faraidh).
Dalam arahannya, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. menegaskan pentingnya menjaga kesinambungan ilmu-ilmu klasik Islam agar tidak punah di tengah arus modernisasi.
“Ilmu-ilmu seperti arudhl, falak, hadis, dan waris merupakan warisan intelektual Islam yang sangat berharga. Perguruan tinggi keislaman harus menjadi benteng terakhir yang menjaga dan mengembangkan ilmu-ilmu tersebut,” ujar Menteri Agama dalam sambutannya di hadapan peserta mukhtamar.
Selain itu, Prof. Akhmad Muzakki, M.Ag., Grad.Dip.SEA., M.Phil., Ph.D., selaku Koordinator Kopertais Wilayah IV Surabaya, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas antusiasme para pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS).
“Saya sangat berterima kasih atas kehadiran para pimpinan PTKIS. Dari 190 PTKIS yang diundang, hanya satu yang tidak hadir. Ini adalah bukti nyata keseriusan dan komitmen tinggi seluruh PTKIS dalam mendukung penguatan ilmu keislaman di Indonesia,” ungkapnya.
Perwakilan dari STIT Miftahul Midad Lumajang turut hadir dalam kegiatan tersebut, yaitu KH. Ahmad Zamroni, M.Pd.I. selaku Ketua Senat, dan Choiron Firmansyah, M.Pd. selaku Wakil Ketua II. Kehadiran keduanya menjadi wujud nyata komitmen STIT Miftahul Midad dalam mendukung agenda nasional penguatan ilmu keislaman.
Dalam kesempatan itu, KH. Ahmad Zamroni, M.Pd.I. menyampaikan rasa bangga atas terselenggaranya kegiatan yang mengangkat kembali nilai-nilai keilmuan Islam klasik.
“Kami dari STIT Miftahul Midad merasa terhormat dapat menjadi bagian dari forum ini. Muktamar ini menjadi pengingat penting bahwa tanggung jawab menjaga dan mengembangkan ilmu-ilmu Islam langka adalah amanah intelektual yang harus terus kita hidupkan di lingkungan akademik,” ujarnya.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Kopertais Wilayah IV Surabaya ini juga menjadi wadah silaturahmi dan kolaborasi antarperguruan tinggi Islam di Jawa Timur dalam memperkuat jaringan akademik serta menggali potensi pengembangan ilmu-ilmu Islam klasik agar tetap relevan di era modern.
Melalui partisipasi dalam acara ini, STIT Miftahul Midad Lumajang berharap dapat memperluas wawasan keilmuan dosen dan mahasiswa, serta turut mengambil peran strategis dalam menjaga eksistensi dan kelestarian ilmu-ilmu keislaman yang kini mulai jarang dikaji secara mendalam.
STIT Miftahul Midad
Jl. Musi No. 17 Sumberejo - Sukodono - Lumajang - Jawa Timur
Prodi
Sarana
Copyright © 2021 - STIT Miftahul Midad